Apa Itu Laba Per Saham? Definisi, Cara Menghitung Earning Per Share (EPS)

Javier Oliván
10 Menit baca
Apa yang dimaksud dengan laba per saham? Laba per saham atau earning per share (EPS) adalah salah satu rasio yang paling banyak digunakan di sektor keuangan dikarenakan perhitungannya yang sederhana, yang mampu menganalisis dan membandingkan situasi keuangan beberapa perusahaan. 

Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang definisi dan cara menghitung EPS, kelebihan dan kekurangannya, serta bagaimana cara melihat perusahaan berdasarkan laba per saham yang akan membantu Anda memverifikasi profitabilitas berbagai perusahaan di dunia untuk melihat peluang investasi terbaik pada tahun 2023 ini.

Apa Itu Laba per Saham?

Dalam sektor keuangan, laba per saham adalah rasio yang mewakili jumlah keuntungan suatu perusahaan yang sesuai dengan masing-masing sahamnya.

Oleh karena itu, ia merupakan indikator profitabilitas, biasanya dihitung tahunan dan/atau kuartalan.

Seperti metrik lainnya, indikator ini biasa disebut sebagai earning per share (EPS).

Selain menjadi salah satu ukuran yang paling sering digunakan untuk mengukur profitabilitas perusahaan, EPS di bidang ekonomi juga merupakan salah satu metrik yang paling banyak digunakan dalam analisis fundamental perusahaan, yang digunakan untuk: 

✔️Menghitung metrik lainnya seperti Price to Earning (PER) atau P/E ratio.

✔️Membandingkan pengembalian dengan rasio profitabilitas lainnya seperti EBITDA per saham.

✔️Menganalisis perusahaan yang mendistribusikan dividen bersama dengan pembayaran.

Dengan Admirals, Anda dapat membuka akun demo gratis untuk mempraktikkan pengetahuan Anda tanpa takut kehilangan uang Anda. Ingin membuka akun demo sekarang? Klik banner di bawah ini.

Trading dengan akun demo bebas risiko

Berlatih trading dengan dana virtual

Interpretasi laba per saham

Bagaimana cara menginterpretasikan EPS? Ada berbagai interpretasi EPS.

Yang paling sederhana adalah bahwa setiap laba per saham positif menyiratkan bahwa perusahaan itu telah menghasilkan laba selama periode waktu tertentu. 

Kemudian, evolusi saham perusahaan dapat diinterpretasikan dengan menganalisis profit per saham dalam beberapa tahun dan/atau kuartal.

Lintasan ke atas akan menyiratkan bahwa perusahaan itu menghasilkan lebih banyak pendapatan bagi pemegang sahamnya dan ini umumnya menarik perhatian investor.

Mari lihat contoh dari perusahaan Alphabet (Google) yang belum lama ini menyajikan hasil untuk kuartal keempatnya di tahun 2021.

Sumber: Elaborasi pribadi melalui data yang diperoleh dari Tradingview.com. Dilakukan pada 3 Februari 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang bisa diandalkan untuk hasil di masa depan. 

Grafik di atas menunjukkan tren naik yang ada pada EPS perusahaan, sesuatu yang dinilai positif oleh investor, seperti yang terlihat dalam evolusi sahamnya di pasar saham.

Kasus sebaliknya dapat ditemukan di perusahaan lain dengan lintasan EPS ke bawah, seperti Netflix.

Sumber: Elaborasi pribadi  melalui data yang diperoleh dari Nasdaq.. Dilakukan pada 3 Februari 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang bisa diandalkan untuk hasil di masa depan. 

Sumber: Meta Trader 5, Grafik Mingguan Netflix. Rentang data: 21 Februari 2021 – 2 Februari 2022. Dilakukan pada 2 Februari 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang bisa diandalkan untuk hasil di masa depan. 

Penting untuk diingat bahwa rilis pendapatan perusahaan biasanya dilakukan beberapa minggu setelah akhir periode yang dicakup oleh laporan ini. 

Dalam kasus Netflix, hasil untuk kuartal keempat tahun 2021 diterbitkan pada 20 Januari dan setelah hasil yang lemah ini, sahamnya turun 21.8%. 

Namun, sebelum melanjutkan membaca, Anda mungkin tertarik untuk meninjau beberapa konsep. Admirals menyediakan Anda material yang dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan trading, dengan berbagai artikel edukasi, atau Anda juga bisa mencoba kursus trading Zero to Hero kami secara gratis.

Zero to Hero

Belajar trading dalam 20 hari, mulai dari persiapan hingga eksekusi

Cara menghitung laba per saham

Menghitung EPS dalam sektor keuangan kelihatannya sederhana, yang mungkin menjadi alasan mengapa metrik ini banyak digunakan.

EPS =Laba bersih / Jumlah saham

Ini adalah versi paling sederhana untuk menghitung EPS, namun ketika menganalisis perusahaan dalam laporan keuangan mereka, umumnya kita akan melihat EPS dasar dan EPS encer. Metrik ini digunakan di perusahaan yang memiliki struktur keuangan yang kompleks.

Cara menghitung EPS dasar

EPS dasar = (Keuntungan bersih - Dividen preferen) / Rata-rata jumlah saham

Perhitungan EPS dasar memperhitungkan dividen saham preferen yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Saham preferen adalah instrumen keuangan yang kompleks, serupa dengan saham umum, tetapi dengan beberapa perbedaan utama yang meningkatkan risiko dari aset ini:

✔️ Tidak ada hak untuk memberi suara

✔️ Prioritas dalam pembayaran dividen atas saham biasa

✔️ Dalam hal likuiditas perusahaan, mereka memiliki prioritas di atas saham biasa, tetapi mereka tunduk pada pembayaran obligasi atau kewajiban lainnya

Prioritas pembayaran dividen atas saham biasa ini bisa diperhitungkan dalam EPS dasar. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua perusahaan memiliki saham preferen, dan dalam kasus ini istilah tersebut dapat dihilangkan dari rumus.

▶ Cara menghitung EPS encer 

EPS encer (keuntungan per saham yang diencerkan) memperhitungkan bahwa pengenceran yang akan terjadi di saham perusahaan dalam hal eksekusi instrumen kompleks yang mempengaruhi perhitungan EPS, terutama.

Saham preferen yang dapat dikonversi

EPS encer = Keuntungan bersih / (rata-rata jumlah saham +saham baru hasil konversi)

Utang yang dapat dikonversi

EPS encer = (Laba bersih – dividen preferen + bunga (1-persentase pajak)) / (jumlah rata-rata saham + saham baru hasil konversi)

Konversi opsi saham dan garansi:

EPS encer = (Keuntungan bersihdividen preferen / (rata-rata jumlah saham + saham baru hasil konversi)

Penting untuk dicatat bahwa EPS encer tidak pernah lebih tinggi dari EPS dasar. Dalam situasi ini, EPS encer akan bertepatan dengan EPS dasar.

Cara meningkatkan EPS

Perusahaan memiliki dua cara dasar untuk meningkatkan laba per saham mereka:

✔️ Meningkatkan keuntungan

✔️ Mengurangi jumlah saham

Penting untuk dicatat bahwa beberapa perusahaan memberi remunerasi pada pemegang sahamnya dengan rumus dividen Split. Rumus ini terdiri dari penerbitan sekuritas atau surat berharga baru yang mencairkan laba per saham, seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya.

Dengan menambah jumlah saham, perusahaan-perusahaan ini mengencerkan EPS mereka.

Apa yang dimaksud dengan EPS negatif?

EPS negatif di pasar saham berarti bahwa keuntungan perusahaan negatif. Dengan kata lain, dalam periode tertentu perusahaan telah mengalami kerugian per saham, bukan laba per saham.

Perbedaan antara dividen dan laba per saham.

Perbedaan utama antara laba per saham dan dividen dalam dividen dalam sektor keuangan adalah bahwa perusahaan mendistribusikan sumber daya di antara pemegang saham, yang kemudian mengurangi nilai perusahaan dalam prosesnya ini.

Laba per saham merepresentasikan persentase keuntungan yang berkaitan dengan masing-masing pemegang saham, tetapi keuntungan ini tidak untuk didistribusikan.

Meskipun EPS ini tidak didistribusikan, ia adalah bagian dari kekayaan yang dihasilkan yang menambah nilai pada hak yang dimiliki investor.

Trading di pasar dengan percaya diri

Sumber daya edukasi eksklusif untuk semua trader

Kelebihan dan kekurangan EPS

Ada beberapa alasan mengapa EPS dalam metrik yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang perusahaan tertentu.

Ia adalah alat yang baik untuk menganalisis lintasan perusahaan tertentu. Pada akhirnya tujuan utama manajer perusahaan adalah untuk memberikan nilai kepada pemegang sahamnya dan oleh karena itu, tujuan utama badan manajemen adalah meningkatkan laba per saham.

Selain itu, ia juga sering digunakan sebagai filter untuk mengurangi bidang perusahaan dalam sektor tertentu dan hanya mempertimbangkan mereka yang paling bisa mengelola sumber dayanya.

Ia juga dapat digunakan sebagai sinyal input dan/atau output suatu perusahaan, Secara umu, teknik ini ditujukan untuk trader yang mencari peristiwa seperti presentasi hasil perusahaan untuk membuat keputusan trading.

Terakhir, ia juga secara umum digunakan untuk membandingkan perusahaan di sektor yang sama dan mencari tahu mana yang paling dapat mengelola sumber dayanya dalam jangka waktu tertentu. Harga per saham biasanya dibagi dengan EPS sehingga diperoleh PER (price to earning).

Namun, ia juga memiliki kekurangan.

EPS tidak memperhitungkan besar kecilnya perusahaan.

EPS tidak memperhitungkan diversifikasi bisnis: geografis, ketergantungan terhadap produsen, ketergantungan terhadap konsumen

EPS adalah angka yang statis.

Perlu diingat bahwa EPS hanya sebuah indikator yang dapat membantu investor dan trader dalam membuat keputusan investasi mereka. Namun ia bukan merupakan satu-satunya indikator yang perlu dipertimbangkan.

Penting bagi Anda untuk melakukan penelitian sendiri sebelum mengambil keputusan investasi apa pun dan mengonfirmasinya dengan penasihat keuangan bahwa Anda dapat menanggung risiko yang terlibat dalam proses investasi.

Terakhir, jika setelah menganalisis EPS berbagai perusahaan  Anda ingin berinvestasi langsung di saham-saham tersebut, di Admirals, kami menyediakan semua yang Anda butuh kan. Anda dapat mempraktikkan strategi trading Anda di akun demo secara gratis. Tetapi jika Anda sudah memutuskan dan ingin membeli saham tersebut, Anda dapat membuka akun live dengan mengklik spanduk di bawah ini:

CFD Saham dan ETF

Trading CFD Saham dan ETF dengan Admiral Markets

Kesimpulan

Laba per per lembar saham adalah konsep dasar dalam sektor keuangan untuk melakukan analisis fundamental atas saham suatu perusahaan. 

Ia adalah indikator profitabilitas, yang biasanya dihitung tahunan dan/atau kuartalan dan secara luas diikuti oleh trader dan investor di seluruh dunia, menjadi semakin relevan pada musim laporan hasil kuartalan dan/atau tahunan perusahaan. 

Ia merupakan alat yang ampuh yang dapat digunakan sebagai filter untuk memilih nilai suatu perusahaan, membandingkan evolusi perusahaan, membandingkan beberapa perusahaan dalam satu sektor, atau sebagai sinyal input dan output suatu nilai. 

Selain itu, perhitungan EPS adalah salah satu parameter yang diperlukan untuk menghitung Price to Earning (PER), yang merupakan pembagian harga saham dengan EPS-nya.  

Terakhir, tren indikator ini cenderung memiliki korelasi yang kuat dengan evolusi saham: jika EPS naik, profitabilitas saham juga naik, yang biasanya meningkatkan minat calon investor, sebaliknya, jika ia turun, saham  cenderung kehilangan nilanya. 

Sekarang Anda sudah mendapat pemahaman apa itu earning per share, saatnya Anda menggunakan pengetahuan ini untuk melihat

Tanya Jawab

Bagaimana cara menghitung eps?

Rumus EPS adalah sebagai berikut: EPS = Laba bersih / Jumlah saham

Mengapa EPS penting bagi trader dan investor?

EPS penting bagi investor karena ia menguraikan laba perusahaan per saham, yang berguna untuk melacak kinerja perusahaan tersebut selama periode waktu tertentu.

 

Investasi dengan Admirals

Dengan akun Invest.MT dari Admirals, Anda dapat membeli beragam saham di lebih dari 2.500 perusahaan terdaftar! Keuntungan lain dari akun Invest.MT5 termasuk membuka akun dengan setoran minimum €1 dan akses gratis ke platform trading multi aset nomor satu di dunia, MetaTrader 5.

Untuk mulai menikmati semua keuntungan ini, dan masih banyak lagi, klik banner di bawah untuk membuka akun:

Investasi di berbagai instrumen top dunia

Ribuan saham dan ETF ada di ujung jari Anda

Artikel menarik lainnya untuk Anda:

Tentang Admirals 

Admirals adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 6.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.