FTSE 100 dan FTSE 250

Roberto Rivero
12 Menit baca

Siapapun yang sekiranya familiar dengan pasar keuangan Inggris pasti pernah mendengar tentang FTSE 100. Tapi bagaimana dengan FTSE 250? Apa perbedaan antara FTSE 100 vs FTSE 250? Investasi manakah yang lebih baik? Dalam artikel ini, kami akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan masih banyak lagi!

Apa itu FTSE 100?

Antara FTSE 100 vs FTSE 250, yang pertama adalah yang paling terkenal baik di Inggris maupun di luar negeri.

FTSE 100 adalah indeks saham 'blue chip' yang didirikan pada tahun 1982 dan terdiri dari 100 perusahaan terbesar - berdasarkan kapitalisasi pasar - yang terdaftar dalam London Stock Exchange (LSE).

Meskipun terdaftar di London, mayoritas perusahaan dalam FTSE 100 memiliki cakupan global yang besar. Faktanya, sekitar 70% pendapatan perusahaan FTSE 100 berasal dari luar negeri.

Apa itu FTSE 250?

FTSE 250, yang didirikan pada tahun 1992, adalah indeks saham mid-cap yang terdiri dari 250 perusahaan terbesar berikutnya berdasarkan kapitalisasi pasar yang terdaftar di LSE. Dengan kata lain, FTSE 250 terdiri dari 101-350 perusahaan terbesar yang terdaftar di London.

Berbeda dengan FTSE 100, perusahaan yang membentuk 250 lebih fokus di dalam negeri. Untuk alasan ini, banyak orang menganggap FTSE 250  sebagai indikator yang lebih baik untuk kehidupan perekonomian Inggris secara keseluruhan.

FTSE 100 vs FTSE 250 – Angka

FTSE 100 vs FTSE 250
  FTSE 100 FTSE 250
Komposisi 100 perusahaan terbesar LSE 250 perusahaan terbesar LSE berikutnya
Kapitalisasi Pasar Bersih £1,92 triliun (11 Oktober 2021) £419 miliar (11 Oktober 2021)
Penutupan Tertinggi Sepanjang Masa 7.877,45 (22 Mei 2018) 24.250,80 (1 September 2021)
Konstituen Terbesar menurut Kapitalisasi Pasar

AstraZeneca: £139.469 juta (11 Oktober 2021)

Darktrace Plc: £5.797 juta (11 Oktober 2021)

Sumber: Londonstockexchange.com – 12 Oktober 2021

Apakah Perbedaan Antara FTSE 100 dan FTSE 250?

Market Capitalisation, Growth Potential and Income

Salah satu perbedaan terbesar antara FTSE 100 vs FTSE 250 adalah total kapitalisasi pasarnya. FTSE 100 memiliki kapitalisasi pasar yang jauh lebih besar daripada FTSE 250 karena secara fakta, ia terdiri dari perusahaan-perusahaan terbesar yang terdaftar di London. Hal ini menimbulkan beberapa sugesti langsung bagi calon trader dan investor..

FTSE 100 terdiri dari perusahaan-perusahaan besar yang telah mencapai kesuksesan besar dan merupakan pemimpin dalam industri mereka. Oleh karena itu, indeks memiliki potensi pertumbuhan yang lebih kecil daripada FTSE 250 yang lebih kecil - yang, sebaliknya - terdiri dari perusahaan-perusahaan kelas menengah yang lebih kecil. Perusahaan-perusahaan kelas menengah ini telah mencapai tingkat keberhasilan tertentu, tetapi, karena ukurannya yang lebih kecil, kemungkinan besar mereka memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar di masa depan daripada konstituen FTSE100.

Namun, karena alasan yang sama, FTSE 100 terkenal menghasilkan pendapatan yang layak bagi investor, yang disebabkan oleh sebagian besar konstituennya yang teratas merupakan distributor dividen yang andal. Pada saat penulisan (12 Oktober 2021), FTSE 100 memiliki hasil distribusi hampir 3,5% yang kemungkinan akan menarik perhatian investor pendapatan.

Perlu dicatat, bagaimanapun itu, hasil distribusi dapat berubah-ubah secara konstan dan pembayaran dividen tidak selalu terjamin. Misalnya, selama pandemi virus corona, banyak perusahaan yang mengurangi pembayaran dividen atau bahkan berhenti membayar dividen untuk menghemat uang mereka, demi membantu perusahaan bertahan dari kebangkrutan.

Penilaian Indeks

Baik di FTSE 100 dan FTSE 250 index, perusahaan ditimbang dalam indeks dengan kapitalisasi pasar free-float mereka. Dengan kata lain, semakin besar kapitalisasi pasar free-float perusahaan, semakin besar pengaruh kinerja mereka terhadap keseluruhan indeks.

Karena jumlah saham yang lebih kecil dan sifat FTSE 100 yang berkapitalisasi besar, kinerja beberapa perusahaan besar di puncak indeks memiliki pengaruh yang signifikan terhadap indeks secara keseluruhan. Sebagai contoh, pada akhir Q2, perusahaan dengan bobot tertinggi di FTSE 100 adalah AstraZeneca yang terdiri dari 6,02% diikuti oleh Shell dan Unilever dengan bobot masing-masing 5,87% dan 5,82%.

Sebaliknya, pada saat yang sama, perusahaan dengan bobot tertinggi di FTSE 250 adalah Morrisons yang mencakup 1,34% dari total indeks.

Ini berarti bahwa FTSE 100 lebih rentan dipengaruhi oleh masing-masing perusahaan daripada FTSE 250.

Hubungan Dengan GBP

Karena sebagian besar pendapatan perusahaan FTSE 100 dihasilkan dari luar negeri, indeks cenderung memiliki hubungan terbalik dengan GBP. Dengan kata lain, ketika GBP kuat, FTSE 100 cenderung berkinerja lebih buruk dan juga sebaliknya.

Hal ini disebabkan, karena sebagian besar pendapatan untuk perusahaan FTSE 100 diperoleh dalam USD, jika GBP lebih kuat dari biasanya, ketika pendapatan dolar dikonversi kembali ke sterling, nilainya akan lebih rendah. Hal sebaliknya terjadi ketika GBP lebih lemah dari biasanya.

Jika di rata-rata, konstituen FTSE 250 jauh lebih domestik daripada perusahaan FTSE 100 dan, oleh karena itu, lebih erat terkait dengan GBP dan kinerja ekonomi Inggris.

Gambar: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Harian FTSE100 dan Grafik Harian GBPUSD. Rentang Tanggal: 25 Oktober 2017 – 21 Februari 2020. Tanggal Diambil: 14 Oktober 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

 

FTSE 100 vs FTSE 250 – Performa Terbaru

Lalu, bagaimana dengan performa FTSE 100 vs FTSE 250 terbaru? Manakah yang memiliki kinerja lebih baik? Tabel di bawah ini menunjukkan total pengembalian tahunan dari setiap indeks pada kalender selama lima tahun terakhir.

Total Pengembalian Tahunan FTSE 100 vs FTSE 250
  Januari 2016 – Januari 2017

Januari 2017 – Januari 2018

Januari 2018 – Januari 2019 Januari 2019 – Januari 2020 Januari 2020 – Januari 2021
FTSE 100 21.4% 10.4% -3.5% 9.4% -9.2%
FTSE 250 13.2% 14.6% -5.0% 16.4% -2.5%

Seperti yang kita lihat, meskipun merupakan indeks saham lapis kedua di Inggris, dalam tiga dari lima tahun terakhir, FTSE 250 sudah lebih unggul dari FTSE 100 secara signifikan.

Manakah yang lebih baik, FTSE 100 atau FTSE 250?

Seperti biasanya dengan pertanyaan seperti ini, ketika membahas FTSE 100 vs FTSE 250, tidak terdapat jawaban pasti atas manakah yang lebih baik.

Terdapat banyak faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih mana yang terbaik untuk Anda dan, seperti yang telah kita lihat dari kinerja baru-baru ini, meskipun FTSE 250 dapat mengklaim kinerja yang lebih baik dalam tiga dari lima tahun, namun dalam dua tahun yang terjadi justru sebaliknya.

Dengan informasi yang telah kami bahas tentang kedua indeks tersebut, kami dapat mengamati beberapa faktor penting saat mempertimbangkan indeks manakah yang lebih baik untuk Anda.

Pendapatan vs Pertumbuhan

Pertama, seperti disebutkan di atas, FTSE 100 memiliki hasil distribusi yang lebih tinggi dan lebih dapat diandalkan. Oleh karena itu, bagi investor yang ingin mendapatkan penghasilan tetap dan dapat diandalkan dari investasinya, indeks ini pasti akan lebih menarik.

Di sisi lain, bagi investor yang lebih tertarik untuk menghasilkan pertumbuhan melalui investasinya, FTSE 250 kemungkinan akan menjadi pilihan yang lebih baik.

Keadaan Ekonomi Global

FTSE 100 terdiri dari perusahaan terbesar dan tersukses yang terdaftar di Inggris. Prerbandingan yang signifikan dari perusahaan-perusahaan ini dalam memproduksi kebutuhan pokok konsumen. Dengan kata lain, mereka menciptakan produk yang permintaannya tidak terlalu dipengaruhi oleh penurunan ekonomi atau ketidakpastian.

Lima dari perusahaan dengan bobot tertinggi dalam indeks adalah contoh sempurna dari hal ini: AstraZeneca, Shell, Unilever, Diageo (alkohol) dan British American Tobacco – semua perusahaan ini menghasilkan produk yang, terlepas dari keadaan ekonomi, akan selalu diminati.

Selama masa ekonomi masih belum pasti – di tengah inflasi yang meningkat pesat, misalnya – banyak investor lebih memilih untuk berinvestasi di perusahaan jenis ini, karena aliran pendapatan mereka yang dapat diandalkan. Selain itu, perusahaan besar dan sukses lebih siap menghadapi gejolak ekonomi karena mereka akan cenderung lebih terdiversifikasi dan memiliki lebih banyak sumber daya untuk membantu mereka mengatasinya.

Oleh karena itu, mungkin saja selama ekonomi global masih belum pastil, investor akan lebih cenderung menginvestasikan uangnya pada FTSE 100.

Keyakinan dalam Ekonomi Inggris

Karena sebagian besar FTSE 250 terdiri dari perusahaan yang secara eksklusif menjalankan bisnis mereka di Inggris, investasi dengan FTSE 250 pada dasarnya adalah berinvestasi dalam ekonomi Inggris. Oleh karena itu, sebagian besar FTSE 250 akan menarik bagi investor yang merasa yakin tentang masa depan ekonomi Inggris.

Berinvestasi FTSE 100 dan FTSE 250 Dengan Admiral Markets

Dengan akun Invest.MT5 dari Admiral Markets, Anda dapat berinvestasi di Exchange-Traded Funds (ETF) yang melacak kinerja FTSE 100 atau FTSE 250 index! Indeks ETF secara pasif melacak indeks saham yang mendasarinya dengan membeli saham dalam semua konstituen menggunakan metodologi pembobotan yang sama.

Admiral Markets menawarkan berbagai ETF yang melacak FTSE 100 atau FTSE 250, karena semua ETF memiliki saham di perusahaan yang sama, perbedaan dalam kinerja ETF dari penyedia yang berbeda akan minimal. Di antara pilihan yang ditawarkan oleh Admiral Markets adalah Vanguard FTSE 100 UCITS ETF (VUKE) dan Vanguard FTSE 250 UCITS ETF (VMID).

Untuk berinvestasi FTSE 100 ETF atau FTSE 250 ETF, Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka akun Invest.MT5
  • Unduh dan buka platform trading MetaTrader 5
  • Buka tab Market Watch di sisi kiri layar, tempat Anda dapat mencari ETF FTSE yang ingin Anda investasikan
Depicted: Admiral Markets MetaTrader 5 – Market Watch

 

  • Setelah ditambahkan ke Market Watch Anda, klik kanan pada simbol dan pilih 'Jendela Grafik' untuk membuka grafik harga
  • Tekan tombol Orde Baru di bagian atas layar, isi jumlah saham pada ETF FTSE yang Anda ingin beli dan kemudian klik Beli untuk melanjutkan pesanan ke pasar!
Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Harian VMID. Rentang Tanggal: 28 Mei 2019 – 15 Oktober 2021. Tanggal Pengambilan: 15 Oktober 2021. Kinerja masa lalu tidak menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja masa depan.

Mengapa Berinvestasi Dengan Admiral Markets?

Selain dapat berinvestasi di lebih dari 4.300 saham dan lebih dari 300 ETF, investor yang memilih akun Invest.MT5 juga mendapat manfaat lain seperti berikut ini:

  • Akses ke platform trading multi-aset nomor satu di dunia, MetaTrader 5, pada desktop dan ponsel Anda
  • Analisis pasar reguler dan perpustakaan artikel edukasi yang terus diperbaharui.
  • Kemampuan untuk membuka akun dengan setoran minimum hanya €1
  • Komisi transaksi rendah dan tidak dipungut biaya pengelolaan akun
  • Akses eksklusif ke portal Analitik Premium kami, tempat dimana Anda dapat menemukan semua berita pasar terbaru, sentimen global, dan wawasan teknis

Untuk mulai menikmati semua manfaat ini dan masih banyak lagi, buka akun dengan mengklik spanduk di bawah ini:

Investasi di berbagai instrumen top dunia

Ribuan saham dan ETF ada di ujung jari Anda

Artikel yang mungkin berguna untuk Anda:

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD pemenang penghargaan yang diatur secara global, menawarkan perdagangan di lebih dari 8.000 instrumen keuangan melalui platform perdagangan paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

INFORMASI TENTANG MATERI ANALITIS:

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, prognosis, perkiraan, ulasan pasar, pandangan mingguan atau penilaian atau informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web perusahaan investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya “Admiral Markets”) Sebelum membuat keputusan investasi, harap perhatikan baik-baik hal-hal berikut:

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten diterbitkan hanya untuk tujuan informatif dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai saran atau rekomendasi investasi. Itu belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan independensi penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum diseminasi penelitian investasi.
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh masing-masing klien sendiri sedangkan Admiral Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.
  3. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.
  4. Analisis disiapkan oleh analis independen Roberto Rivero, Kontributor Freelance (selanjutnya disebut "Penulis") berdasarkan perkiraan pribadi.
  5. Sementara setiap upaya yang wajar diambil untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan dari setiap informasi yang terkandung dalam Analisis.
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat oleh Admiral Markets untuk kinerja apa pun di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat meningkat dan menurun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda memulai trading, harap pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat .

 

TOP ARTIKEL
3 Saham dengan Hasil Dividen Tinggi
Saham dividen adalah saham yang mendistribusikan sebagian pendapatan perusahaan ke pemegang saham, biasanya dalam bentuk tunai, tetapi kadang juga dalam bentuk saham tambahan.Saham dividen sering diabaikan oleh investor yang kurang berpengalaman, tetapi memiliki saham yang membayar dividen secara re...
Peluang Investasi Terbaik 2022
Dunia investasi penuh dengan peluang bagi para investor pintar untuk menghasilkan keuntungan. Dengan adanya banyak pilihan, dapat menjadi sulit untuk memilih. Dalam artikel ini, kami telah menyusun daftar peluang investasi terbaik untuk membantu mengembangkan aset Anda. Kami akan menjelaskan setiap...
Pengenalan Sektor Saham
Tahukah Anda bahwa pasar saham AS terdiri dari 11 sektor saham dan 24 kelompok industri yang dikenal sebagai Global Industry Classification Standard (GICS) dan banyak digunakan oleh investor profesional dan manajer investasi?Pengelompokan sektor dan industri membantu trader, investor, analis, dan ma...
Tampikan Semua