Investasi Saat Inflasi Tinggi di Tahun 2022

Roberto Rivero
11 Menit baca
Inflasi tahun 2022 mencapai level tertinggi yang tidak terlihat sejak 1970, mengakibatkan daya beli uang menurun. Satu-satunya cara untuk mengurangi dampak ini adalah dengan mencari peluang investasi di mana pengembalian lebih tinggi atau setara dengan laju inflasi. 

Dalam artikel ini, kami akan memaparkan cara melakukan investasi saat inflasi tinggi, melihat kualitas yang perlu dimiliki saham untuk investasi melawan inflasi dan menyoroti tiga saham yang patut dipertimbangkan di tengah inflasi tahun 2022 ini. 

Cara Investasi Saat Inflasi

Tujuan investasi mana pun adalah untuk meningkatkan kekayaan seiring dengan berjalannya waktu, tetapi saat di mana pasar saham global terpukul karena ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh naiknya inflasi, di manakah Anda harus meletakkan uang Anda? Apakah investasi bisa jadi jalan keluar Anda dari inflasi? 

Penting untuk dicatat bahwa, dalam ekonomi yang sehat, inflasi selalu hadir karena inflasi yang rendah dan stabil diinginkan untuk pertumbuhan ekonomi, dengan bank sentral biasanya menargetkan sekitar 2%.  

Dalam artikel ini, kami akan berfokus pada pasar saham, melihat cara mengidentifikasi saham untuk dibeli seiring dengan naiknya inflasi. 

Karakteristik Saham Terbaik untuk Melawan Inflasi

Jadi, apa saja saham terbaik untuk melawan inflasi? Seperti kebanyakan saham di dunia yang mengalami kesulitan di tahun 2022, mungkin berlebihan untuk mengidentifikasi saham yang berkinerja baik selama inflasi. Namun, kita dapat mengidentifikasi karakteristik saham yang harus dicari investor ketika melakukan investasi di tengah inflasi tinggi.

Karakteristik Saham untuk Dibeli Selama Inflasi:
Permintaan Tidak Elastis: Pertama dan paling penting adalah bisnis perlu menghasilkan produk atau jasa yang permintaannya akan tetap tinggi, terlepas dari kenaikan harga dan pendapatan tahunan. 
Penghasilan Terpercaya: Saat inflasi di mana suku bunga naik, investor menjadi kurang tertarik dengan potensi keuntungan perusahaan di masa depan dan memprioritaskan pendapatan saat ini. Oleh karena itu, investor mencari saham yang dapat bergantung pada aliran pendapatan stabil dan bisa diprediksi terlepas dari apa yang terjadi pada ekonomi secara keseluruhan. 
Pricing Power: Pricing power atau kekuatan harga mungkin adalah yang paling penting dari tiga karakteristik yang kami sebutkan. Selama periode inflasi tinggi, biaya produksi untuk bisnis sering kali naik. Agar saham bisa berkinerja baik selama inflasi, sangatlah penting bahwa perusahaan ini dapat membebankan kenaikan biaya produksi tersebut ke konsumennya untuk melindungi margin keuntungan mereka.

Sekarang kita sudah mengetahui kualitas apa saja yang perlu dicari saat mempertimbangkan untuk membeli saham mana saat inflasi, selanjutnya mari kita teliti tiga saham untuk dipertimbangkan untuk investasi anti inflasi tahun 2022 ini.

Pada tahap ini penting untuk ditekankan bahwa investasi selama inflasi bukanlah ilmu pasti. Harga saham perusahaan ditentukan oleh pelaku pasar melalui tingkat permintaan dan penawaran. Selama masa ketidakpastian ekonomi, sulit untuk memprediksikan bagaimana pelaku pasar akan bertindak dan oleh karena itu bagaimana harga akan bereaksi.

Aksi jual bisa terjadi secara tidak terduga, bahkan dengan jenis saham berkualitas tinggi, karena investor lebih gelisah daripada biasanya. Namun, bergantung pada cakrawala waktu investasi Anda, aksi jual ini kadang bisa memberikan investor peluang untuk mengambil saham yang dinilai lebih rendah.

Trading dengan akun demo bebas risiko

Berlatih trading dengan dana virtual

Berkshire Hathaway 

Berkshire Hathaway adalah perusahaan induk konglomerat internasional yang dimiliki oleh investor terbaik sepanjang masa, Warren Buffet yang terkenal dengan startegi value investing.

Berkshire Hathaway terdiri dari berbagai macam investasi yang dilihat oleh Buffet dan tangan kanannya, Charlie Munger. Selama beberapa tahun, strategi investasi Berkshire telah teruji waktu, memberikan nilai yang luar biasa kepada pemegang sahamnya dan secara teratur mengungguli kinerja S&P 500.

Faktanya, antara tahun 1965 dan 2021, keuntungan tahunan gabungan Berkshire Hathaway adalah 20.1%, hampir dua kali S&P 500 sebesar 10.5% dalam periode yang sama.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5Grafik Mingguan Berkshire Hathaway Inc. (Class B) Rentang Data: 22 November 2015 –25 Mei 2022. Tanggal Diambil: 25 Mei 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan. 

Di atas kami menyoroti beberapa kualitas yang perlu dicari investor untuk saham terbaik untuk investasi saat inflasi, dan kebetulan juga strategi investasi Buffet menekankan pentingkan investasi di perusahaan yang memenuhi kriteria tersebut.

Di antara portofolio investasi Berkshire Hathaway yang luas adalah investasi yang signifikan di saham-saham seperti Kraft Heinz Company, American Express, Coca-Cola dan Chevron. Seperti halnya semua investasi ini, Berkshire sepenuhnya memiliki beberapa perusahaan, termasuk GEICO – perusahaan asuransi mobil terbesar kedua di AS.

Semua perusahaan yang disoroti, dan banyak lainnya dalam portofolio Berkshire, memiliki karakteristik saham untuk melawan inflasi, yang membuat Berkshire Hathaway menjadi saham yang perlu diperhatikan untuk investasi sebagai jalan keluar inflasi di tahun 2022 ini.

Shell 

Saat investasi selama inflasi, sesaat perlu mempertimbangkan mengapa inflasi saat ini berada di titik tinggi, karena tidak semua periode inflasi setara.

Sehingga ada banyak faktor yang mendorong inflasi tinggi saat ini. Namun, salah satu pendorong utamanya adalah kenaikan di harga minyak dan gas, yang meningkatkan biaya produksi untuk bisnis dan mendorong naiknya tagihan biaya energi bagi konsumen rumah tangga.

Berdasarkan hal ini, perusahaan yang beroperasi di industri minyak dan gas bisa menjadi salah satu saham terbaik untuk melawan inflasi tahun 2022 ini. Kenaikan harga minyak dan gas telah mengakibatkan perusahaan seperti Shell, melaporkan laporan pendapatan luar biasa baru-baru ini, yang telah menyebabkan kenaikan di harga saham.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5Grafik Mingguan Shell Plc. Rentang Data: 22 November 2015 –26 Mei 2022. Tanggal Diambil: 26 Mei 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Di samping kenaikan harga minyak dan gas, Shell memiliki semua kualitas saham terbaik untuk melawan inflasi.

Meskipun dunia pelan-pelan melakukan transisi ke solusi energi yang lebih ramah lingkungan, suka atau tidak, kita masih bergantung kuat pada bahan bakar fosil, dan permintaan atasnya sangat tidak elastis. Sementara harga yang tinggi saat ini memperkuat alasan mengenai perlunya beralih dari sumber energi yang tidak ramah lingkungan ini,  setidaknya dalam waktu dekat, Anda dapat memperkirakan bahwa bahan bakar fosil masih akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita.

Ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil ini artinya perusahaan seperti Shell bisa diandalkan untuk pendapatan yang dapat diprediksi sepanjang siklus ekonomi, dan kita telah menyaksikan dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan ini memiliki kekuatan signifikan untuk meningkatkan harga tanpa penurunan tingkat permintaan yang signifikan.

Anda dapat mempraktikkan strategi trading Anda di akun trading demo bebas risiko secara gratis. Tetapi jika Anda sudah memutuskan dan ingin membeli saham Shell, Anda dapat membuka akun live dengan mengklik spanduk di bawah ini. Buka akun sekarang juga dan beli saham Shell hari ini!

Trading Forex & CFD

Dapatkan akses ke lebih dari 40 CFD pasangan mata uang, 24/5

Mastercard 

Yang terakhir dari daftar saham untuk investasi tahan inflasi adalah prosesor pembayaran global, Mastercard. Bersama dengan pesaingnya Visa, dua perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar yang besar dan secara efektif memiliki duopoli global dalam pembayaran kartu kredit dan debit yang diproses di seluruh dunia.

Per Mei 2022, Mastercard beroperasi di seluruh negara di dunia, kecuali Rusia, dikarenakan konflik yang telah berlangsung di Ukraina, dan India, dikarenakan masalah regulasi negara itu.

Mastercard, dan prosesor pembayaran lainnya telah diuntungkan dalam beberapa tahun ini dari transisi gradual masyarakat Barat dari uang tunai ke penggunaan kartu kredit dan debit – tren yang semakin meningkat selama pandemi.

Sebagian besar penghasilan Mastercard berasal dari biaya transaksi. Setiap kali konsumen, atau bisnis, membayar untuk sesuatu dengan kartu kredit dan debit mereka yang menggunakan sistem jaringan pembayaran Mastercard, Mastercard membebankan presentase dari transaksi.

Dengan kata lain, semakin tinggi nilai suatu pembayaran, semakin tinggi biaya yang diterima Mastercard untuk memproses pembayaran tersebut. Inflasi membuat harga semua barang dan jasa yang kita beli naik, yang artinya bahwa biaya transaksi Mastercard meningkat sejalan dengan inflasi.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5Grafik Mingguan Mastercard Inc. Rentang Data: 22 November 2015 –25 Mei 2022. Tanggal Diambil: 25 Mei 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan. 

Banyak investor condong ke Mastercard dibandingkan pesaing utamanya Visa karena ia merupakan perusahaan yang lebih kecil yang artinya secara teoritis ia memiliki ruang yang lebih besar untuk tumbuh. Namun, selain daripada itu, tidak ada banyak yang membedakan dua perusahaan tersebut, dan dua-duanya bisa menjadi saham yang berkinerja baik selama inflasi. 

Namun demikian, tidak semuanya positif untuk Mastercard di tahun 2022 ini. Meskipun biaya transaksi perusahaan dapat diuntungkan dari harga yang lebih tinggi, periode inflasi yang lebih lama dan skenario terburuknya resesi kemungkinan akan berdampak pada penurunan di belanja konsumen, yang akan secara negatif mempengaruhi potensi pendapatan Mastercard.  

Kesimpulan

Sekarang Anda harus lebih familier dengan apa yang perlu diperhatikan ketika berinvestasi saat inflasi dan kualitas apakah yang dimiliki saham terbaik untuk investasi yang mengalahkan inflasi. Kami juga memberikan beberapa contoh saham untuk dipertimbangkan sebagai jalan keluar inflasi 2022 ini.

Karena inflasi tinggi, penting untuk dipertimbangkan bahwa volatilitas jangka pendek di pasar saham juga mungkin terjadi. Oleh karena itu, penting bahwa Anda hanya menginvestasikan modal yang tidak Anda perlukan dalam jangka pendek. Sebelum berinvestasi, selalu pastikan bahwa Anda memiliki dana darurat sebagai cadangan.

Tanya Jawab

Berapa biaya untuk membeli saham?

Jika Anda ingin membeli saham, Anda harus mempertimbangkan nilai saham pada saat itu, jumlah saham yang ingin Anda beli dan komisi yang diberlakukan oleh broker.

Dimana saya bisa melihat tingkat inflasi Indonesia terkini?

Untuk mengetahui tingkat inflasi terkini di Indonesia, Anda bisa melihatnya di situs resmi Bank Indonesia dalam daftar data inflasi ini.

 

Investasi dengan Admiral Markets

Dengan akun Invest.MT5 dari Admiral Markets, Anda dapat membeli berbagai saham di lebih dari 2.500 perusahaan terdaftar di seluruh dunia! Keuntungan lain dari akun Invest.MT5 termasuk membuka akun dengan setoran minimum €1 dan akses gratis ke platform trading multi aset nomor satu di dunia, MetaTrader 5. Untuk mulai menikmati semua keuntungan ini, dan masih banyak lagi, klik banner di bawah untuk membuka akun: 

Investasi di berbagai instrumen top dunia

Ribuan saham dan ETF ada di ujung jari Anda

Artikel Menarik Lainnya untuk Anda:

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 6000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

INFORMASI TENTANG MATERI ANALITIS:   

Data yang diberikan memberikan informasi tambahan mengenai semua analisis, perkiraan, prognosis, prakiraan, tinjauan pasar, pandangan mingguan atau penilaian atau informasi serupa lainnya (selanjutnya disebut "Analisis") yang dipublikasikan di situs web firma investasi Admiral Markets yang beroperasi di bawah merek dagang Admiral Markets (selanjutnya "Admiral Markets") Sebelum membuat keputusan investasi, harap perhatikan hal-hal berikut:    

  1. Ini adalah komunikasi pemasaran. Konten tersebut diterbitkan untuk tujuan informatif saja dan sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai nasihat atau rekomendasi investasi. Ini belum disiapkan sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian penelitian investasi, dan tidak tunduk pada larangan berurusan sebelum diseminasi penelitian investasi.    
  2. Setiap keputusan investasi dibuat oleh setiap klien sendiri sedangkan Admiral Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari keputusan tersebut, baik berdasarkan konten atau tidak.    
  3. Dengan maksud untuk melindungi kepentingan klien kami dan objektivitas Analisis, Admiral Markets telah menetapkan prosedur internal yang relevan untuk pencegahan dan pengelolaan konflik kepentingan.    
  4. Analisis disusun oleh analis independen, Roberto Rivero (analis), (selanjutnya disebut “Penulis”) berdasarkan estimasi pribadi mereka.    
  5. Sementara setiap upaya yang wajar telah dilakukan untuk memastikan bahwa semua sumber konten dapat diandalkan dan bahwa semua informasi disajikan, sebanyak mungkin, dengan cara yang dapat dimengerti, tepat waktu, tepat dan lengkap, Admiral Markets  tidak menjamin keakuratan atau kelengkapan apa pun informasi yang terkandung dalam Analisis.    
  6. Segala jenis kinerja instrumen keuangan masa lalu atau model yang ditunjukkan dalam konten tidak boleh ditafsirkan sebagai janji, jaminan, atau implikasi tersurat maupun tersirat oleh Admiral Markets untuk kinerja di masa mendatang. Nilai instrumen keuangan dapat naik dan turun dan pelestarian nilai aset tidak dijamin.    
  7. Produk dengan leverage (termasuk kontrak untuk perbedaan) bersifat spekulatif dan dapat mengakibatkan kerugian atau keuntungan. Sebelum Anda mulai berdagang, harap pastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat
TOP ARTIKEL
Panduan Trading Saham Harian 2022
Ada berbagai gaya trading pasar saham. Termasuk diantaranya swing trading, momentum trading, mean reversion trading dan day trading. Artikel ini membahas tentang apa itu trading saham harian, cara melakukannya dan bagaimana cara memulai. Daftar Isi Apa itu Trading Saham Harian?  Mengapa Trading...
Pengenalan Sektor Saham
Tahukah Anda bahwa pasar saham AS terdiri dari 11 sektor saham dan 24 kelompok industri yang dikenal sebagai Global Industry Classification Standard (GICS) dan banyak digunakan oleh investor profesional dan manajer investasi?Pengelompokan sektor dan industri membantu trader, investor, analis, dan ma...
Prospek Saham Disney
Berinvestasi di saham Disney tampaknya telah menjadi salah satu keputusan paling menarik di antara investor besar di seluruh dunia, mulai dari George Soros hingga Greenlight Capital (dana investasi David Einhorn) hingga dana negara Arab Saudi (The Public Investment Fund atau PIF).Dalam artikel ini,...
Tampikan Semua