Belajar dari 3 Investor Terkenal Dunia

Roberto Rivero
9 Menit baca

Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari investor paling sukses? Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang 3 investor terkenal di dunia, melihat bagaimana mereka mencapai kesuksesan dan menjelajahi apa yang dapat kita pelajari dari karier mereka dan menerapkannya ke dalam perjalanan kita di pasar keuangan.

Investor Terkenal dan Pelajarannya

Apakah Anda seorang investor pemula di pasar keuangan atau seseorang yang sangat berpengalaman, Anda harus selalu bersedia dan bersemangat untuk sebanyak mungkin belajar tentang investasi dan pasar keuangan. Dan, siapa yang lebih baik untuk dipelajari daripada investor paling terkenal di dunia? 

Investor terkenal yang akan kita bahas telah menerapkan semua strategi dan filosofi mereka dengan efek yang luar biasa, menghasilkan kekayaan untuk diri sendiri dan orang lain. Ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari kesuksesan mereka dan untuk kita terapkan dalam perjalanan kita sendiri di pasar keuangan.

Benjamin Graham

Investor yang cerdas adalah realis yang menjual kepada seorang optimis dan membeli dari seorang pesimis.

Yang pertama dalam daftar investor terkenal kita, Benjamin Graham oleh banyak orang dianggap sebagai bapak dari value investing. Pada tahun 1949, ia menulis buku terkenal berjudul The Intelligent Investor yang masih dicetak dan dianggap literatur penting bagi banyak orang di dunia investasi.

Graham menggambarkan dengan jelas perbedaan antara spekulasi dan investasi dan merupakan pendukung keyakinan bahwa harga saham tidak harus selalu mencerminkan nilai dari saham itu. Ini adalah prinsip investasi nilai, di mana saham yang dijual dengan harga lebih rendah adalah yang dicari di pasar.

Ia sangat percaya pada meneliti fundamental perusahaan untuk mengukur nilai sebenarnya, dibandingkan dengan memberi banyak perhatian pada kemauan pasar. Lebih lanjut, alih-alih mencari saham yang sedikit di bawah harga, ia berpendapat bahwa Anda harus mencari saham yang jauh di bawah harga yang memberikan ‘margin keamanan’ yang luas.

Antara tahun 1936 – 1956, Graham meraih rata-rata pengembalian tahunan sekitar 20%. Kesuksesan terbesarnya adalah akuisisi 50% kepemilikan di Government Employees Insurance Company (GEICO) senilai $712.000 melalui Graham-Newman Partnership pada tahun 1948. Kemudian pada 1972 bernilai $400 juta.

Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Benjamin Graham? 

Filosofi keseluruhan Graham berputar di sekitar pentingnya penelitian fundamental yang baik dan berinvestasi hanya berdasarkan pada penelitian ini tanpa mempertimbangkan sentimen pasar.

Meskipun pandangan ini mungkin kontroversial bagi mereka yang mengikuti aliran ideologi pasar yang berbeda, masih ada hal yang setiap orang bisa dapatkan darinya. Terlepas dari metodologi Anda, penelitian dan kerja keras adalah krusial ketika memutuskan bagaimana Anda menginvestasikan uang Anda.

Filosofi dan pendekatan Benjamin Graham terhadap investasi melahirkan banyak investor hebat lain yang mengikuti jejaknya. Selama di Universitas Kolumbia, ia mengajar, menginspirasi dan kemudian mempekerjakan orang kedua yang ada di daftar investor terkenal kami.

Akun Invest.MT5 dari Admirals memungkinkan Anda untuk berinvestasi di saham dan Exchange-Traded Funds (ETF) dari bursa saham terbesar AS! Manfaat lain dari akun Invest.MT5 termasuk: Akses gratis ke platform trading multi-aset nomor satu di dunia, MetaTrader 5 dan kemampuan untuk membuka akun dengan setoran minimum hanya €1.

Klik banner di bawah untuk daftar akun hari ini:

Investasi di berbagai instrumen top dunia

Ribuan saham dan ETF ada di ujung jari Anda

Warren Buffett 

Jauh lebih baik untuk membeli perusahaan yang luar biasa dengan harga yang wajar dibandingkan dengan membeli perusahaan yang wajar dengan harga yang luar biasa. 

Secara luas dianggap sebagai investor paling sukses sepanjang masa, investor terkenal kami berikutnya adalah Warren Buffet yang memiliki kekayaan senilai lebih dari $110 miliar, menjadikannya orang terkaya kelima di dunia.

Seperti Graham, Warren Buffet memberikan perhatian khusus pada nilai sebenarnya dari perusahaan alih-alih bergantung pada apa yang dikatakan pasar tentangnya. Sebelum berinvestasi di perusahaan, ia meneliti fundamental perusahaan, menetapkan apakah perusahaan bagus dalam menghasilkan pendapatan dan menetapkan apakah ia di bawah harga.

Pada tahun 1962, Buffet mulai membeli saham di perusahaan tekstil bernama Berkshire Hathaway dan pada tahun 1964 ia secara agresif meningkatkan posisinya dan mengambil alih bisnis.

Ia kemudian memperluas perusahaan ke bisnis asuransi dan investasi lainnya dan sekarang Berkshire Hathaway memiliki banyak perusahaan secara keseluruhan, termasuk GEICO, serta merupakan pemilik minoritas saham yang signifikan di perusahaan publik lain seperti Kraft Heinz Company (26.7%), American Express (18.8%), Coca-Cola Company (9.32%) dan Bank of America (11.9%).

Antara tahun 1965 dan 2021, Berkshire Hathaway mencatat keuntungan tahunan majemuk sebesar 20.1%, hampir dua kali lipat dari S&P 500 selama periode waktu yang sama.

Sumber: Admirals MetaTrader 5 - Berkshire Hathaway Inc. (Class B) Grafik Mingguan. Rentang Data: 20 Desember 2015 – 24 Juni 2022. Tanggal Diambil: 27 Juni 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan.

Salah satu dari banyak kutipan terkenalnya adalah “takutlah saat orang lain serakah, dan serakahlah saat orang lain takut.” Ini mengilustrasikan dua aspek dari filosofi investasinya.

Pertama, dia sedang mencari peluang yang diberikan oleh sentimen pasar kepadanya. Misalnya, setelah krisis keuangan tahun 2008, saat sebagian besar investor melarikan diri dari pasar, Buffet menerkam dan dengan cepat membeli saham yang signifikan di perusahaan berkualitas tinggi seperti Goldman Sachs, Bank of America, Mars and Dow Chemicals. Ia terkenal telah menghasilkan lebih dari $10 miliar dari investasi yang ia lakukan pada masa itu.

Kedua, Buffet melakukan analisisnya sendiri, menarik kesimpulan dan tidak takut menempatkan uangnya berdasarkan keputusan yang ia ambil – bahkan saat semua orang menuju ke arah yang berlawanan. Dengan kata lain, ia tidak takut untuk menjadi investor yang melawan arah.

Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Warren Buffett? 

Pelajaran serupa dapat kita ambil dari Buffet seperti Graham, dengan keduanya yang menghargai penelitian yang lengkap sebelum melakukan investasi apa pun.

Lebih lanjut, Buffet terkenal karena tetap berada dalam deskripsi-dirinya “lingkaran kompetensi”. Dengan kata lain, ia berpegang teguh pada apa yang ia ketahui dan tidak berinvestasi pada perusahaan yang ia tidak pahami dengan baik, bahkan ia pernah menyindir: "Risiko datang dari tidak mengetahui apa yang Anda lakukan".

Ini tentu merupakan nasihat yang bijak dari salah satu investor paling terkenal yang pernah ada. Pasar keuangan bersifat kompleks dan sebelum menginvestasikan uang Anda ke mana pun, Anda harus melakukan penelitian Anda sendiri dan memastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat.

Zero to Hero adalah kursus online GRATIS yang mengajarkan Anda cara trading pasar keuangan online, mulai dari pengaturan hingga eksekusi, hanya dalam 21 hari!

Zero to Hero

Belajar trading dalam 20 hari, mulai dari persiapan hingga eksekusi

George Soros

Saya kaya karena saya tahu ketika saya salah

Yang berikutnya dari daftar investor terkenal kami adalah nama lain yang kemungkinan akrab bagi kebanyakan, dia adalah manajer dana legendaris George Soros.

Pada tahun 1970, Soros mendirikan Soros Fund Management, penasihat Quantum Fund yang mencapai pengembalian tahunan rata-rata sebesar 30% antara tahun 2970 dan 2000.

Momen paling terkenal Soros terjadi pada bulan September 1992. Setelah mengakui bahwa pound Inggris dinilai lebih tinggi versus mark Jerman, Soros mulai membangun posisi short pada pound Inggris, mengumpulkan posisi senilai $10 miliar.

Pada 17 September 1992, pound turun 15% terhadap mark. Posisi short Soros mendapatkan sekitar $1 miliar  julukan sebagai “orang yang membangkrutkan Bank of England”.

Sementara analisis Warren Buffett didorong oleh fundamental individual perusahaan, pendekatan Soros didorong oleh faktor makro, oleh kinerja keseluruhan sektor atau ekonomi secara menyeluruh. Dengan demikian, investasinya cenderung dilakukan di mata uang, komoditas dan obligasi.

Lebih lanjut, sementara ekonom tradisional percaya pada “rasional pasar” dan harga aset “wajar”, filosofi investasi Soros berdasarkan pada sesuatu yang ia namakan refleksivitas. Ia percaya bahwa suatu investasi individual dibuat oleh manusia yang keliru dan bahwa setiap investasi mempengaruhi psikologi investor lain dan keseluruhan pasar.

Percaya pada reflektivitas berarti percaya bahwa harga pasar kerap kali terlalu bullish atau terlalu bearish. Soros memindai pasar untuk peluang yang didorong oleh refleksivitas.

Apa yang Dapat Kita Pelajari dari George Soros? 

Jadi, pelajaran investasi apakah yang dapat kita ambil dari investor terkenal ketiga kita, George Soros?

Pertama adalah pentingnya menganalisis ekonomi yang lebih luas. Lingkungan ekonomi mempengaruhi seluruh perusahaan yang beroperasi di dalamnya, serta mata uang, komoditas dan obligasi.

Kedua, posisinya pada pound Inggris tahun 1992 menunjukkan bahwa Soros tidak takut untuk mendukung keyakinannya di posisi dengan leverage tinggi dalam upaya untuk memenangkan sebanyak mungkin. Sementara ini belum tentu hal yang dapat direkomendasikan untuk mulai mengambil posisi dengan leverage tinggi di pasar, kita dapat mengambil sesuatu darinya.

Ketika berinvestasi, Anda tidak seharusnya merasa terdorong hanya untuk mengikuti kebanyakan orang. Lakukan penelitian sendiri, jika Anda mengidentifikasi sebuah peluang, jangan menundanya jika pasar memberi tahu Anda hal yang berbeda. 

Kesimpulan 

Jika Anda adalah seorang calon investor yang tengah mencari inspirasi, semoga artikel ini memberikan Anda apa yang Anda cari, serta beberapa pelajaran penting yang perlu dipertimbangkan.

3 investor terkenal yang kami cantumkan dalam daftar di atas, semuanya mengilustrasikan satu prinsip penting – mereka terus belajar dan mencari informasi  baru. Jika ada satu hal yang dapat Anda ambil dari artikel ini, adalah bahwa sukses tidak terjadi dalam semalam. Setiap investor dari daftar di atas mencapai kesuksesan melalui kerja keras, latihan dan ketekunan. 

Mulai dengan akun demo bebas risiko. Anda dapat membuka akun demo dengan Admirals sepenuhnya gratis dan trading di lingkungan  virtual sampai Anda siap untuk membuka akun live.

Akun Demo Bebas Risiko

Daftar akun demo online gratis dan kuasai strategi trading Anda

Tanya Jawab Seputar Investor Terkenal

Apa pelajaran utama yang bisa kita dapat dari Warren Buffet?

Pelrlunya memberikan perhatian khusus pada nilai sebenarnya dari perusahaan alih-alih bergantung pada apa yang dikatakan pasar tentangnya serta berpegang teguh pada apa yang kita ketahui dan tidak berinvestasi pada perusahaan yang tidak kita pahami dengan baik.

Apa itu teori refleksivitas George Soros?

Filosofi investasi Soros berdasarkan pada sesuatu yang ia namakan refleksivitas. Ia percaya bahwa suatu investasi individual dibuat oleh manusia yang keliru dan bahwa setiap investasi mempengaruhi psikologi investor lain dan keseluruhan pasar. Percaya pada reflektivitas berarti percaya bahwa harga pasar kerap kali terlalu bullish atau terlalu bearish. Soros memindai pasar untuk peluang yang didorong oleh refleksivitas.

Tentang Admirals  

Admirals adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 6.000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia. Mulai trading hari ini!

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

TOP ARTIKEL
Apa itu REIT?
Dana Investasi Real Estat (DIRE) atau dikenal juga sebagai REIT (Real Estate Investment Trust) adalah metode investasi yang terkenal pada pasar properti tanpa membeli real estat dalam bentuk fisik. Tapi apakah itu Dana Investasi Real Estat? Bagaimana cara kerjanya? Apakah kelebihannya? Dalam artikel...
Investasi Saat Inflasi Tinggi di Tahun 2023
Inflasi tahun 2023 mencapai level tertinggi yang tidak terlihat sejak 1970, mengakibatkan daya beli uang menurun. Satu-satunya cara untuk mengurangi dampak ini adalah dengan mencari peluang investasi di mana pengembalian lebih tinggi atau setara dengan laju inflasi.  Dalam artikel ini, ka...
Bursa Saham Asia: Shanghai Stock Exchange
Tahukah Anda bahwa setelah pandemi virus korona awal tahun 2020, pasar saham Asia seperti Shanghai Stock Exchange mencatat 18,02 juta investor baru? Itu berarti lebih dari 170 juta investor terlibat dalam membantu saham China melonjak ke rekor tertinggi.Ukuran China yang besar dan pengaruh yang meni...
Tampikan Semua