Apa Itu Aset Safe Haven?

Roberto Rivero
8 Menit baca

Covid-19, inflasi, kenaikan suku bunga dan konflik di Eropa telah menyebabkan ketidakpastian di dunia. Saat terjadi ketidakpastian ekonomi, investor cenderung berkerumun di apa yang disebut sebagai “aset safe haven”. Apa itu safe haven aset? Dan bagaimana Anda bisa investasi di aset safe haven?

Dalam artikel ini, kami akan memberikan definisi safe haven, contoh aset safe haven dan menjelaskan tentang bagaimana Anda bisa melakukan investasi safe haven dengan Admiral Markets.

Definisi Safe Haven 

Aset safe haven adalah salah satu yang diperkirakan akan naik nilainya selama periode ketidakpastian ekonomi dan pergolakan pasar. Investor mencari aset safe haven dalam situasi seperti ini untuk membatasi eksposur mereka akan kemungkinan penurunan di pasar.

Dalam diskusi apa pun mengenai aset safe haven, banyak nama yang sama muncul secara terus-menerus. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa tidak setiap investasi safe haven cocok untuk setiap penurunan pasar dan karenanya apa yang diklasifikasikan sebagai aset safe haven artinya bisa bervariasi tergantung pada situasi ekonomi yang lebih luas.

Oleh karena itu, agar menemukan aset safe haven yang sesuai, investor harus melakukan penelitian dan memastikan bahwa aset safe haven tersebut sesuai dengan tujuan investasi yang ingin mereka capai.

Investasi Safe Haven 

Pasar keuangan tidak selalu bergerak naik, penurunan dan periode turbulensi adalah hal yang normal dan sayangnya ia merupakan bagian yang tidak terhindarkan dari investasi.

Oleh karena itu, lebih baik bagi investor untuk mempersiapkan diri akan kondisi seperti itu dan memahami dampak penurunan yang dapat terjadi di pasar, tidak hanya terhadap investasinya, tetapi juga di kelas aset lainnya.

Di bagian selanjutnya kita akan melihat beberapa investasi safe haven paling populer untuk mengatasi guncangan pasar. Tetapi perlu diingat, ini bukanlah ilmu pasti, harga setiap aset ditentukan oleh tingkat penawaran dan permintaan di pasar dan  tidak akan selalu bereaksi seperti yang Anda perkirakan.

Lebih lanjut, aset safe haven populer berubah dari waktu ke waktu, sehingga Anda harus selalu memastikan bahwa, sebelum memutuskan investasi safe haven, Anda harus up to date dengan tren pasar saat ini.

Emas 

Bagi sebagian besar orang ketika berpikir tentang aset safe haven, hal pertama yang akan terbesit di pikiran mereka adalah emas.

Sementara emas secara teknis tidak memiliki nilai yang hakiki, umat manusia telah memiliki ketertarikan terhadap emas dan menerapkan nilai di logam mulai berkilau ini selama berabad-abad. Sedemikian rupa sehingga banyak dari bank sentral terbesar dunia memiliki emas cadangan sendiri untuk mengurangi risiko dan lindung nilai terhadap inflasi.

Secara historis, emas berkali-kali telah terbukti mempertahankan, bahkan naik nilainya pada periode ketidakpastian dan penurunan pasar, meskipun sebagian besar dari ini disebabkan oleh psikologi.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, harga didorong oleh penawaran dan permintaan di pasar. Ketika ketidakpastian meningkat atau pasar global turun, naluri pertama banyak investor adalah berbondong-bondong ke emas, karena bagi sebagian baesar investor, emas adalah investasi safe haven pertama yang muncul di benak mereka. Hal ini menyebabkan kenaikan di permintaan emas dan akibatnya, karena pasokannya yang terbatas di dunia, harganya naik. 

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Harian Emas. Rentang Data: 12 September 2019 – 5 Januari 2021. Tanggal Diambil: 2 Maret 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Dalam grafik dari 2020 di atas, kita dapat melihat bagaimana di awal pandemi Covid-19, terlepas dari harga awalnya yang turun, harga emas melonjak dalam beberapa bulan berikutnya. Antara Maret dan Agustus tahun itu. Harga emas naik lebih dari 40%, mencapai tertinggi sepanjang masa dalam prosesnya. 

Obligasi Pemerintah 

Bagi mereka yang belum mengenal obligasi, mereka seperti ‘IOU’ yang membayar bunga. Investor yang membeli obligasi pada dasarnya meminjamkan uang kepada penerbit obligasi, yang berjanji untuk membayar kembali jumlah pinjaman awal, atau pada prinsipnya, secara penuh pada tanggal di masa depan yang diputuskan bersama dengan bunga yang berlaku, yang dikenal dengan pembayaran kupon untuk sementara.

Baik bisnis maupun pemerintah keduanya menerbitkan obligasi. Namun, obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah negara-negara maju utama dianggap hampir bebas risiko, karena kemungkinan sangat kecil bagi pemerintah tersebut untuk gagal bayar utang atau default.

Oleh karena itu, obligasi pemerintah yang diterbitkan oleh negara-negara seperti AS dan Inggris secara luas dianggap sebagai investasi safe haven dan cenderung memiliki lebih banyak daya tarik dalam periode ketidakpastian ekonomi.

Mata Uang Safe Haven 

Dolar AS, franc Swiss dan yen Jepang sampai taraf tertentu, semuanya dianggap sebagai aset safe haven. Sering kali, dalam situasi yang volatil, investor dapat mengonversi uang tunai dan/atau investasi mereka ke dalam salah satu dari tiga mata uang safe haven ini. 

Dolar AS 

Dolar AS, seperti halnya emas, biasanya muncul dalam pembicaraan apa pun tentang aset safe haven paling populer.

Faktanya, statusnya sebagai mata uang cadangan dunia dan fakta bahwa sebagian besar komoditas dihargai dalam dolar AS berkontribusi pada popularitasnya sebagai safe haven di saat terjadinya turbulensi. Lebih lanjut, ia merupakan mata uang paling likuid di pasar Forex, yang artinya bahwa investor bisa dengan mudah mengonversi aset mereka ke dan dari dolar AS.

Di bawah ini adalah grafik indeks dolar AS, yang melacak kinerja USD terhadap sekeranjang mata uang asing saingannya.

Franc Swiss 

Berkat ekonomi Swiss yang kuat, netralitas politik, dan secara historis rendah inflasi dan industri perbankan yang aman, France Swiss juga dianggap oleh banyak investor sebagai mata uang safe haven, dan pada saat terjadinya turbulensi di pasar, permintaan akan franc sering meningkat. 

Yen Jepang 

Melengkapi trio mata uang safe haven kami adalah Yen Jepang. Yen sebagai mata uang safe haven adalah kasus yang menarik.

Pemerintah Jepang, investor bisnis dan individu cenderung memiliki jumlah uang yang banyak di aset luar negeri, secara reguler memberikan negara itu gelar sebagai “kreditur terbesar dunia”. Yang paling menarik adalah obligasi pemerintah asing, yang cenderung menawarkan pengembalian lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi imbal hasil rendah dari pemerintah Jepang.

Namun, saat gejolak atau terjadi kepanikan pasar, investor Jepang memiliki kebiasaan untuk melepas banyak posisi luar negeri mereka dan mengonversikannya kembali mata uang domestik. Hal ini mendorong naiknya permintaan akan yen, dan akibatnya, mendorong kenaikan harga yen.

Saham Safe Haven 

Sementara beberapa mungkin berpikir bahwa pasar saham harus dihindari selama periode ketidakpastian, ada saham defensif yang cenderung memiliki kinerja baik terlepas dari apa yang terjadi di pasar yang lebih luas, dan oleh sebagian besar investor, mereka dilihat sebagai saham safe haven.

Jadi, apa itu saham safe haven?

Yang perlu Anda cari utamanya adalah saham-saham di perusahaan yang memproduksi barang dengan permintaan tidak elastis, yang artinya barang-barang yang akan tetap dibeli orang terlepas dari apa pun yang terjadi di pasar.

Contohnya, perusahaan yang memproduksi bahan pokok konsumen seperti Procter & Gamble, perusahaan utilitas seperti NextEra Energy, supermarket seperti Tesco dan mereka yang disebut sebagai “sin stocks” seperti British American Tobacco atau Diageo.

Semua perusahaan ini memiliki kualitas  yang sama memproduksi dan menjual barang yang permintaannya secara umum tidak akan terlalu terpengaruh oleh penurunan ekonomi dan oleh karena itu, terus berkinerja baik dalam periode tersebut. Dan lebih baik lagi jika saham-saham ini membayar investor mereka dengan dividen tunai, yang nyatanya banyak dilakukan oleh banyak saham defensif.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Mingguan Procter and Gamble. Rentang Data: 30 Agustus 2015 – 3 Maret 2022. Tanggal Diambil: 4 Maret 2022. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Cara Trading dan Investasi di Aset Safe Haven

Di Admiral Markets, klien kami dapat memperoleh eksposur ke berbagai aset safe haven dengan berbagai cara yang berbeda! 

CFD Trading Aset Safe Haven

Dengan akun Trade.MT5 dari Admiral Markets, Anda dapat trading Contracts for Difference (CFD) di berbagai aset safe haven, seperti: 

  • Emas
  • Berbagai pasangan Forex termasuk mata uang safe haven
  • Kontrak berjangka indeks dolar AS

Termasuk di ribuan instrumen trading lainnya! CFD memungkinkan trader untuk berusaha memperoleh keuntungan dari naik dan turunnya harga, tanpa perlu memiliki aset dasar. CFD juga memungkinkan trader untuk meraih keuntungan dari penggunaan leverage. Untuk daftar akun Trade.MT5 dari Admiral Markets, klik banner di bawah ini:

Trading Forex & CFD

Dapatkan akses ke lebih dari 40 CFD pasangan mata uang, 24/5

Investasi di Saham Safe Haven

Sebagai alternatif, dengan akun Invest.MT5 terpisah, investor dapat membeli saham di bursa saham terbesar di AS, termasuk sejumlah saham safe haven seperti contoh yang disebutkan di atas!

Keunggulan akun Invest.MT5 termasuk:

  • Biaya transaksi kompetitif dan tanpa biaya pemeliharaan akun
  • Kemampuan untuk membuka akun dengan deposit minimum hanya €1
  • Peluang investasi di saham-saham dari bursa saham terbesar AS

Klik banner di bawah untuk mempelajari lebih lanjut, atau daftar langsung akun Invest.MT5 hari ini:

Investasi di berbagai instrumen top dunia

Ribuan saham dan ETF ada di ujung jari Anda

Artikel Menarik Lainnya untuk Anda:

Tentang Admiral Markets  

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 6000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini!

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya.

TOP ARTIKEL
Bagaimana Cara Trading di Hang Seng Index?
Hong Kong adalah pusat keuangan terpenting ketiga di dunia setelah London dan Wall Street. Karena itu, semakin banyak investor yang ingin memperdagangkan Hang Seng Index. Apakah Anda ingin mengetahui informasi lengkap mengenai cara trading di Indeks Hang Seng? Simak selengkapnya, yuk. Daftar Isi:...
Bagaimana Cara Trading Nikkei 225 Index?
Apa itu Nikkei 225 Index? Ia tidak mendapat banyak publisitas, meskipun ia indeks saham utama. Indeks Nikkei 225 (terkadang disebut sebagai pasar saham Nikkei, Indeks Jepang, atau Japan 225) adalah indeks utama di Jepang. Oleh karena fokusnya pada indeks Amerika Utara dan Eropa, pelaku pasar lupa ba...
Bagaimana cara untuk memperdagangkan indeks VIX pada tahun 2022?
Belajarlah untuk melakukan trading indeks VIX! Apakah itu indeks VIX? Jika Anda sudah terbiasa dengan trading, berita ekonomi, atau media keuangan, kemungkinan besar Anda pernah mendengar tentang VIX, yang juga dikenal sebagai Fear Index atau ‘indeks rasa takut’. Apakah nama itu mengganggu Anda?Jang...
Tampikan Semua