Cara Lindung Nilai Terhadap Inflasi

Roberto Rivero
11 Menit baca

Apakah Anda menyadari bahwa seiring dengan berjalannya waktu, barang-barang menjadi semakin mahal? Hal ini terjadi karena inflasi.  

Meskipun kedengarannya merupakan hal yang buruk, inflasi adalah fenomena ekonomi yang normal. Faktanya, nilai inflasi tertentu diharapkan dalam ekonomi yang sehat dan berfungsi dengan baik. Namun ketika inflasi berada di luar kendali, ia bisa mengancam uang hasil jerih payah Anda. Inilah mengapa penting bagi investor untuk memahami apa itu hedging atau lindung nilai terhadap inflasi dan bagaimana cara melakukannya. 

Apa Itu Inflasi?

Inflasi adalah tingkat di mana barang dan jasa naik harganya selama periode waktu tertentu dan akibatnya, ia adalah tingkat di mana mata uang kehilangan nilai, atau daya beli.

Secara alami, suatu mata uang kehilangan daya belinya terdengar sebagai hal yang mengerikan, terutama bagi konsumen. Namun, kebanyakan negara maju yang besar sebenarnya menargetkan tingkat inflasi yang rendah dan stabil sekitar 2%, karena ia mendorong sejumlah pengeluaran tertentu dibandingkan dengan tabungan yang pada gilirannya akan membantu mendorong aktivitas ekonomi.

Ia juga lebih disukai dibandingkan dengan alternatifnya yaitu deflasi, di mana harga turun dan daya beli mata uang naik. Meskipun kedengarannya bagus, ia bisa mengakibatkan ekonomi yang tidak produktif, karena konsumen kurang bersedia untuk melepas uang mereka.

Apa Itu Lindung Nilai?

Lindung nilai atau hedging adalah metode yang digunakan di pasar keuangan oleh trader dan investor sebagai bagian dari manajemen risiko. Ini biasanya dilakukan dengan membuka posisi yang berlawanan di pasar untuk mengimbangi kerugian yang diakibatkan oleh posisi utama mereka.

Cara sederhana untuk berpikir tentang lindung nilai adalah sebagai polis asuransi yang mungkin Anda ambil untuk melindungi diri Anda dari pergerakan yang merugikan dalam investasi Anda.

Tetapi apa hubungan lindung nilai dengan inflasi?

Ketika kita berbicara tentang lindung nilai terhadap inflasi, kita berbicara tentang melindungi modal Anda terhadap dampak devaluasi yang ditimbulkan oleh inflasi. Oleh karena itu, untuk melakukan aktivitas lindung nilai terhadap inflasi, investor melakukan perlu investasi di aset-aset yang tidak akan terpengaruh oleh kenaikan inflasi.

Belajar Trading dengan Admiral Markets

Zero to Hero memungkinan Anda untuk belajar trading Forex dan CFD dalam waktu singkat dari teori hingga praktik. Klik banner di bawah untuk langsung daftar gratis hari ini!

Zero to Hero

Belajar trading dalam 20 hari, mulai dari persiapan hingga eksekusi

Mengapa Lindung Nilai Terhadap Inflasi Diperlukan?

Ketika tingkat inflasi lebih rendah dari atau nilainya sama dengan suku bunga, inflasi tidak menimbulkan bahaya yang signifikan bagi penabung. Dalam kasus ini, tingkat di mana tabungan Anda kehilangan nilai dikarenakan inflasi diimbangi oleh bunga yang Anda dapatkan dari menyimpan uang di bank.

Masalah muncul ketika inflasi mulai melampaui tingkat suku bunga, skenario yang saat ini terjadi di banyak negara di dunia. Ketika hal ini terjadi, uang yang ada di bank kehilangan nilainya hari demi hari.

Tingkat suku bunga global secara historis berada di posisi yang rendah selama lebih dari satu dekade, sejak Resesi tahun 2008, sementara inflasi mulai merangkak naik di atas tingkat yang diinginkan.

Ada dua penyebab kenaikan inflasi baru-baru ini. Pertama, banyak bank sentral yang secara stabil menaikkan pasokan uang selama pandemi virus korona – proses yang dikenal sebagai quantitative easing (QE) – dalam upaya untuk menggebrak ekonomi. Ini adalah konsekuensi yang tidak dapat dihindarkan dari devaluasi mata uang. Lebih lanjut, saat ekonomi dunia mulai kembali ke jalurnya pada situasi new normal setelah pandemi, tingkat permintaan naik lebih cepat daripada pasokan, yang mendorong naiknya harga.

Di AS misalnya, inflasi bari-baru ini melampaui 5% untuk pertama kalinya sejak 1990, sementara suku bunga tetap berada di 0.25%. Berdasarkan angka ini, uang yang saat ini disimpan di bank-bank AS secara esensial kehilangan nilainya dengan kecepatan sekitar 4.75% per tahun.

Oleh karena itu, jauh lebih penting dari sebelumnya bagi investor untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi. Tetapi apakah cara terbaik untuk melindungi diri Anda inflasi?

Cara Lindung Nilai Terhadap Inflasi

Jadi bagaimana seorang investor bisa secara efektif melakukan lindung nilai terhadap inflasi? Sekarang kami akan memperkenalkan beberapa investasi lindung nilai terbaik.

Komoditas

Untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi, investor perlu menempatkan uang mereka di aset yang harganya naik seiring dengan inflasi, atau lebih baik jika kecepatannya mengalahkan inflasi. Komoditas adalah salah satu aset yang bisa digunakan sebagai lindung nilai inflasi.

Selama masa inflasi, investasi di komoditas bisa membantu menjaga daya beli uang Anda. Komoditas merupakan bangunan dasar untuk barang dan jasa lain, sehingga ia mengikuti ketika harga barang dan jasa ini mengalami kenaikan, masing-masing komoditas tersebut juga akan naik harganya.

Tentu saja, untuk alasan logistik dan penyimpanan, tidak praktis bagi investor untuk melakukan lindung nilai inflasi dengan membeli komoditas fisik. Inilah mengapa produk derivatif keuangan seperti Contracts For Difference (CFD) adalah alat yang berguna untuk investor yang berharap untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi dengan berinvestasi di komoditas.

Untuk memperoleh eksposur yang lebih tinggi ke pasar komoditas, investor dapat memilih Exchange Traded Fund (ETF) komoditas seperti ETF iShares S&P GSCI Commodity Indexed Trust.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Mingguan iShares S&P GSCI Commodity Indexed Trust ETF (GSG). Rentang Data: 14 Oktober 2018 –25 Agustus 2021. Tanggal Diambil: 25 Agustus 2021. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Namun investor yang mempertimbangkan investasi di komoditas untuk lindung nilai terhadap inflasi perlu mempertimbangkan fakta bahwa harga komoditas cenderung sangat fluktuatif. Dikarenakan fakta bahwa komoditas secara umum hanya dapat diproduksi belahan dunia tertentu, harganya sangat sensitif terhadap faktor seperti peristiwa geopolitik dan cuaca.

Namun, ada satu komoditas yang dianggap sebagai lindung nilai inflasi terbaik.

Emas Sebagai Lindung Nilai Terhadap Inflasi

Dalam hal lindung nilai terhadap inflasi, emas dianggap sebagai instrumen lindung nilai standar oleh banyak orang.

Emas dianggap sebagai aset safe haven – yang artinya bahwa selama periode inflasi tinggi dan ketidakpastian ekonomi, investor secara tradisional berbondong-bondong ke logam mulia ini, meningkatkan permintaan dan mendorong naikknya harga.

Kualitas safe haven ini baru-baru ini terbukti selama pandemi virus korona. Sementara banyak aset lain yang mengalami penurunan nilai, harga emas melonjak naik ke rekor tertinggi sepanjang masa. Sebagai antisipasi jika inflasi terus naik selama beberapa bulan mendatang Anda dapat memperkirakan harga emas juga naik.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Mingguan Emas. Rentang Data: 27 Desember 2015 –25 Agustus 2021. Tanggal Diambil: 25 Agustus 2021. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Bersamaan dengan emas, logam mulai lainnya seperti perak dan platinum juga dilihat sebagai aset safe haven dan oleh karena itu mereka merupakan investasi yang baik untuk lindung nilai terhadap inflasi.

Trading CFD Emas dengan Admiral Markets

Dengan akun Trade.MT5 dari Admiral Markets, Anda dapat trading Contracts for Difference (CFD) pada emas dan perak sebagai lindung nilai inflasi, serta di banyak komoditas lainnya! CFD memungkinkan trader untuk berspekulasi pada naik dan turunnya harga, sementara juga memanfaatkan penggunaan leverage. Klik banner di bawah ini untuk langsung daftar akun:

Trading CFD Komoditas

Trading CFD minyak mentah, kopi, emas, perak, dan masih banyak lainnya!

Properti Sebagai Lindung Nilai Terhadap Inflasi

Pasar properti secara historis terbukti sebagai cara yang andal untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi. Periode di mana inflasi mengalami kenaikan, tidak hanya harga properti yang cenderung naik, tetapi juga biaya sewa yang dikenakan oleh pemilik properti ke penyewa.

Investasi di properti fisik memiliki investasi minimum yang substansial, namun ada alternatif bagus yang tersedia untuk investor seperti Real Estate Investment Trusts (REIT) dan ETF properti.

REIT adalah perusahaan yang diperdagangkan secara publik yang mengumpulkan uang investor untuk membeli properti yang menghasilkan pendapatan, seperti bangunan apartemen atau gedung perkantoran. Lebih lanjut, REIT diwajibkan untuk membayar 90% dari pendapatan kena pajak mereka sebagai dividen, yang membuat mereka menjadi juga opsi menarik untuk investasi pendapatan.

Contoh REIT yang berkinerja baik tahun ini, yang saat ini memiliki dividen imbal hasil yang menarik sekitar 2.8% dan yang mungkin terbukti sebagai opsi yang bagus untuk melakukan hedging inflasi di tahun 2021 adalah REIT Tritax Big Box – yang fokus pada investasi di fasilitas logistik besar.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Mingguan REIT Tritax Big Box. Rentang Data: 6 Desember 2015 –25 Agustus 2021. Tanggal Diambil: 25 Agustus 2021. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan. 

Saham Sebagai Lindung Nilai Terhadap Inflasi

Portofolio saham yang dibangun dengan baik dilihat sebagai contoh lindung nilai yang bagus untuk jangka panjang. Namun, tidak semua saham berkinerja baik selama periode inflasi tinggi. Secara alami, untuk  melakukan hedging yang efektif, Anda harus menemukan saham-saham di perusahaan-perusahaan yang memperoleh tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat inflasi.

Saham-saham tertentu di industri tertentu bisa mencapai hal ini. Satu opsi adalah untuk membeli saham di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri yang telah kita lihat sebelumnya dalam artikel ini. Misalnya contoh hedging yang berhubungan dengan emas dan komoditas lain, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli saham di perusahaan tambang.

Saham lain yang perlu diperhatikan untuk melakukan inflation hedge adalah mereka yang bisa mengatasi gejolak ekonomi tanpa kehilangan permintaan konsumen akan barang dan jasa mereka. Saham jenis ini dikenal dengan saham defensif. Misalnya, perusahaan yang menyediakan bahan kebutuhan pokok – barang sehari-hari yang dibutuhkan orang – sesuai dengan kriteria ini. Produk-produk bahan pokok cenderung memiliki tingkat permintaan yang tidak elastis – yang artinya bahwa konsumen akan tetap membelinya terlepas dari situasi keuangan yang mereka hadapi.

Beberapa contoh perusahaan yang menyediakan barang barang pokok adalah Unilever, British American Tobacco, Diageo dan Coca-Cola.

Sumber: Admiral Markets MetaTrader 5 – Grafik Mingguan Coca-Cola Co. Rentang Data: 29 November 2015 –26 Agustus 2021. Tanggal Diambil: 26 Agustus 2021. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil di masa depan.

Lindung Nilai Terhadap Inflasi dengan Admiral Markets

Dengan Admiral Markets, Anda bisa melakukan lindung nilai terhadap inflasi menggunakan semua cara yang telah kita bahas dalam artikel ini!

Akun Trade.MT5 memungkinkan trader untuk trading CFD pada berbagai komoditas termasuk emas, sementara akun Invest.MT5 memungkinkan investor untuk membeli saham dan ETF dari bursa saham terbesar AS!

Untuk mulai hedging terhadap inflasi dengan Admiral Markets, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Daftar dengan Admiral Markets 
  2. Login ke Ruang Trader Anda 
  3. Setelah masuk ke akun Anda, gulir ke bawah ke bagian Akun Live dan pilih ‘Buka Akun Live’
  4. Anda perlu memberikan detail kontak, informasi pajak dan nomor paspor Anda, sebelum mengonfirmasi jenis akun mana yang Anda inginkan

Permohonan Anda kemudian akan ditinjau oleh Admiral Markets yang kemudian akan menghubungi Anda melalui email untuk memberitahukan hasilnya. Jika permohonan Anda berhasil, Anda juga akan menerima detail akun Anda melalui email

Investasi dengan Admiral Markets

Dengan akun Invest.MT dari Admiral Markets, Anda dapat membeli beragam saham dari bursa saham terbesar AS! Keuntungan lain dari akun Invest.MT5 termasuk membuka akun dengan setoran minimum €1 dan akses gratis ke platform trading multi aset nomor satu di dunia, MetaTrader 5.

Untuk mulai menikmati semua keuntungan ini, dan masih banyak lagi, klik banner di bawah untuk membuka akun:

Investasi di berbagai instrumen top dunia

Ribuan saham dan ETF ada di ujung jari Anda

Artikel Menarik Lainnya untuk Anda:

Tentang Admiral Markets

Admiral Markets adalah broker Forex dan CFD yang telah memenangkan banyak penghargaan dan diatur secara global, menawarkan trading dengan lebih dari 6000 instrumen keuangan melalui platform trading paling populer di dunia: MetaTrader 4 dan MetaTrader 5. Mulai trading hari ini! 

Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh diartikan sebagai saran investasi, rekomendasi investasi, tawaran atau rekomendasi untuk setiap transaksi dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis trading bukanlah indikator yang pasti untuk kinerja saat ini atau di masa mendatang, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus mencari nasihat dari penasihat keuangan independen untuk memastikan Anda memahami risikonya. 

TOP ARTIKEL
Bagaimana Cara Trading di Hang Seng Index?
Hong Kong adalah pusat keuangan terpenting ketiga di dunia setelah London dan Wall Street. Karena itu, semakin banyak investor yang ingin memperdagangkan Hang Seng Index. Apakah Anda ingin mengetahui informasi lengkap mengenai cara trading di Indeks Hang Seng? Simak selengkapnya, yuk. Daftar Isi:...
Bagaimana Cara Trading Nikkei 225 Index?
Apa itu Nikkei 225 Index? Ia tidak mendapat banyak publisitas, meskipun ia indeks saham utama. Indeks Nikkei 225 (terkadang disebut sebagai pasar saham Nikkei, Indeks Jepang, atau Japan 225) adalah indeks utama di Jepang. Oleh karena fokusnya pada indeks Amerika Utara dan Eropa, pelaku pasar lupa ba...
Bagaimana cara untuk memperdagangkan indeks VIX pada tahun 2022?
Belajarlah untuk melakukan trading indeks VIX! Apakah itu indeks VIX? Jika Anda sudah terbiasa dengan trading, berita ekonomi, atau media keuangan, kemungkinan besar Anda pernah mendengar tentang VIX, yang juga dikenal sebagai Fear Index atau ‘indeks rasa takut’. Apakah nama itu mengganggu Anda?Jang...
Tampikan Semua